Posts

Showing posts with the label keluarga

JEMPOL

Biasanya orang paling senang kalau mengerjakan sesuatu kemudian dipuji oleh orang sambil mengatakan, “Jempol” dengan menaikkan jempol ke atas. Sebaliknya, kalau jempol diacungkan ke bawah…ditambah mimik mencibir sang pemilik jempol…aduh …rasanya pasti kesal! Tentunya yang dimaksud dengan jempol disini adalah jari pertama atau lebih dikenal dengan ibu jari. Jadi, bukan Jempol di Negeri Sembilan, Malaysia. Jempol punya banyak fungsi dalam komunikasi non-verbal. Orang Jawa yang santun tidak boleh menunjuk sesuatu menggunakan jari telunjuk. Sebagai gantinya mereka mengepalkan jari-jari kecuali jempol dan mengarahkan jempol kearah yang dituju. Hal yang sama dilakukan oleh para hitch hiker   yang mau menumpang dalam perjalanan. Bedanya, kalau orang Jawa santun menunjuk sambil merendahkan badan dengan posisi tangan yang merapat badan serta jempol merapat pada kepalan, para pelancong gratisan ini berdiri tegak (biasanya di pinggir jalan) dan mengacungkan jempol dengan tangan terent...

SELAMAT TAHUN BARU: Tribute for those who had enriched my life

People sometimes put their milestone on New Year’s Eve. I put mine on the New Year Eve and on the celebration day of marking the end of fasting month or Ramadhan (Lebaran - , surely it is not a word based on Arabic, more likely coming from Javanese). The first, in term of career or professional development and the latter usually to rethink my personal experience. For me, both times is great time to review what I had done all year: What gained, what lost, regret, failure, success, next step, etc. Granted, the year between lebaran it is not the same length like the usual year we use nowadays (that’s why several years ago we experience 2 Ramadhan in a year), however, knowing that a year has passed you by surely worth for a stop and re-think the way you are planning to walk. Lebaran is a time for family, just like Christmas for the Christian, it is also reunion time – a once in a year meeting with extended family members with whom you will not see again until the next lebaran (if you are...

AFTER NEARLY 2 YEARS

Image
Being a big Land Rover’s fan, one of the first things that Nano did upon our arrival in Bogor is to hunt for one. Less than 3 months since we arrived, we got a green 1983’s Land Rover. Yes, it is a monstrous thing but it did come handy if I need to go to some inaccessible place to do my survey. Unfortunately, last year the petrol prices soar to almost double. Since the LR loves to drink a lot of petrol, we bought (actually I insist) another car for everyday use. This time a Daihatsu TAFT Hiline, which is more efficient but Nano grumble that “ … it is not too powerful as the LR”. We still have the LR but use it rarely. Nowadays, half of Nano’s energy goes to farming. We rent a land near our place. Previously he had hundreds of home range chicken, but after the chicken got stolen little by little (it started with 5 chickens, and several weeks later 20 missing) he decided to sold almost all to the market during last Idul Fitri. He still got several chicken though, plus 4 fishponds. So I ...

LULUS DENGAN GEMILANG

Hari ini ramai sekali per-sms-an. Selain karena ada teman yang masuk RS, tapi juga karena anak saya yang paling tua dapat hasil UAN SMP. Salah satu sms berbunyi demikian “ Gimana Benz (nama anak saya)? Lulus dengan gemilang nggak?” Saya yang baca jadi langsung senyam-senyum. Baru setelah kembali ke Indonesia setahun ini, saya jadi ikut pusing dan stress dengan sekolah anak-anak. Kepusingan terutama menghadapi anak-anak yang kudu beradaptasi dengan pelajaran di Indonesia. Ada 3 mata ajaran yang diujikan di UAN: matematika, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Untuk pelajaran bahasa Indonesia, saya memaksa Benz untuk baca KOMPAS setiap hari. Untuk mengeceknya apakah dia baca headlines doang atau plus isinya maka setiap saat saya tanya hal-hal yang berhubungan dengan berita terkini atau artikel yang ada di koran. Untuk bahasa Inggris, terus terang saya memang agak cuek. Pikir saya, dia sudah kenyang 4 tahun sekolah di Australia! Selain itu walaupun penggemar komik manga, tapi Benz jug...

HIDUP PENUH DOA

Sebagai manusia yang sadar bahwa hidup di dunia hanya sementara dan ada Yang Maha Kuasa di atas sono, doa adalah bagian yang tak terpisahkan dari hidup saya. Setelah beberapa saat di Indonesia, saya “tersadarkan” bahwa doa saya lebih panjang daripada saat masih sekolah di Australia. Saya berdoa agar saya dan keluarga sehat … saya berdoa supaya nyamuk yang ada di rumah tidak ada yang jadi vektor DBD, malaria tropikana, kaki gajah … … saya berdoa semoga ayam-ayam yang berkeliaran di rumah tetangga tidak tiba-tiba mati oleh virus flu burung dan berpotensi menyebarkan virus ke keluarga … saya berdoa agar lalat yang bertebaran tidak menebarkan berbagai penyakit Saya berdoa agar makanan yang kami makan halal dan bermanfaat bagi tubuh .... saya berdoa agar ayam yang kami beli dari pasar bukan ayam buangan yang ternyata mengandung virus flu burung … saya berdoa agar daging sapi yang kami beli tidak mengandung bakteri antrax ... saya berdoa agar tahu dan baso yang dibeli tidak mengan...

ADAPTASI: susahnya jadi anak sekolahan di Indonesia

Tak terasa sudah lebih dari 6 bulan lamanya kami kembali ke Indonesia. Empat tahun bermukim di negeri Kanguru lumayan membuka mata serta memperkaya pengalaman saya dan keluarga. Menjelang kepulangan ke Indonesia, AusAid selaku pemberi sponsor dan beasiswa mengumpulkan para mahasiswa yang akan kembali ke tanah air. Salah satu hal yang dibicarakan adalah adaptasi saat kembali. Awalnya memang terasa aneh juga diskusi ini, apalagi jika dipikir bahwa kita akan kembali ke tanah air, kampung halaman sendiri, yang adat istiadatnya sudah kita ketahui begitu mendarah dagingnya. Tapi kami diingatkan bahawa selama tinggal di Australia kemungkinan kami sudah menyerap budaya serta perilaku lain dimana ketika kembali budaya atau perilaku itu mungkin akan berbenturan dengan kondisi di tanah air. Adaptasi bukan hanya saja diperlukan untuk saya yang sekolah tapi tentunya untuk suami dan kedua anak saya yang ikut bermukim di Australia. Kerewelan kecil terjadi begitu pesawat mendarat di Bandara Soekarn...