JEMPOL
Biasanya orang paling senang kalau mengerjakan sesuatu kemudian dipuji oleh orang sambil mengatakan, “Jempol” dengan menaikkan jempol ke atas. Sebaliknya, kalau jempol diacungkan ke bawah…ditambah mimik mencibir sang pemilik jempol…aduh …rasanya pasti kesal! Tentunya yang dimaksud dengan jempol disini adalah jari pertama atau lebih dikenal dengan ibu jari. Jadi, bukan Jempol di Negeri Sembilan, Malaysia. Jempol punya banyak fungsi dalam komunikasi non-verbal. Orang Jawa yang santun tidak boleh menunjuk sesuatu menggunakan jari telunjuk. Sebagai gantinya mereka mengepalkan jari-jari kecuali jempol dan mengarahkan jempol kearah yang dituju. Hal yang sama dilakukan oleh para hitch hiker yang mau menumpang dalam perjalanan. Bedanya, kalau orang Jawa santun menunjuk sambil merendahkan badan dengan posisi tangan yang merapat badan serta jempol merapat pada kepalan, para pelancong gratisan ini berdiri tegak (biasanya di pinggir jalan) dan mengacungkan jempol dengan tangan terent...